LANGKAH-LANGKAH KOMPILASI KERNEL 2.6.21
Sebagai hasil dari kegiatan pertemuan dan belajar bersama pada hari minggu 17 Juni 2007 pukul 11:30 - 15:00 wita bertempat di Gedung Balai Diklat Keuangan VI Jl. A. Yani No. 1 Makassar, berikut sekilas pokok-pokok pembelajaran langkah-langkah kompilasi kernel 2.6.21
Kompilasi kernel merupakan suatu pekerjaan yang seharusnya menjadi kebutuhan pokok bagi semua linuxer, karena di sinilah kita bisa merasakan kekuatan kernel linux dibandingkan dengan kernel proprietary yang bersifat close source. Di sini pula kita bisa merasakan indahnya sistem tanpa ketergantungan driver yang diproteksi secara sombong oleh sistem close source. Dengan kemampuan mengkompilasi kernel di linux, seorang linuxer telah benar-benar bisa memahami kebutuhan hardwarenya dan tidak akan kesulitan dalam menghadapi infrastruktur hardware yang ada sekarang ini, karena sebenarnya semua telah ada dalam kernel linux tersebut, dan dia terbebas dari ketergantungan terhadap driver seperti yang terjadi di sistem microsoft windows.
Perlu digambarkan dimana posisi kernel dalam suatu kesatuan sistem yang menjadi penggerak mesin komputer, sebagai berikut:
Aplikasi
|
|
|
Kernel
_________| | |_________
| | |
| | |
CPU, I/O device, Memory
Perlu diketahui pula jenis kernel:
Monolitic
Mikro
kernel linux dibuat tahun 1991 oleh linus trovald dan dibantu oleh seluruh pengembang di dunia maya saat itu, dan terus berkembang dan semakin matang sampai menjadi luar biasa seperti saat ini.
Di dalam sistem linux standar, letak path kernel linux tersebut ada di “/usr/src”, dan telah menjadi linux standard base
Bila kita ingin mendapatkan source kernel maupun segala sesuatu yang berhubungan dengan kernel linux, silahkan berkunjung di http://www.kernel.org
Dalam latihan ini, download-lah file linux.2.6.21.tar.bz2. Setelah mendapatkan file tersebut, letakkan file tersebut di path/lokasi direktori standar, yaitu “/usr/src” (sebenarnya Anda bisa meletakkan file tersebut di direktori mana saja yang Anda suka, asalkan pada saat menginstalasi aplikasi yang membutuhkan dependensi dengan kernel, Anda paham dimana harus membuatkan link tujuan ke kernel dimaksud).
Kemudian extract file tersebut, Anda bisa memakai 2 cara, yaitu:
1.Dengan menggunakan aplikasi bunzip2 dengan perintah
“bunzip2 linux.2.6.21.tar.bz2”
sehingga muncullah file linux.2.6.21.tar, lalu extract file
tersebut dengan perintah
“tar -xvf linux.2.6.21.tar”
yang akan membuat direktori baru linux.2.6.21 yang berisi semua source kernel yang dibutuhkan
atau.......
2.Dengan opsi perintah tar, yaitu
“tar -xjvf linux.2.6.21.tar.bz2”
yang akan membuat direktori baru linux.2.6.21 yang berisi semua source kernel yang dibutuhkan
Buatlah link untuk linux yang sebenarnya hanya bersifat opsional untuk memudahkan dan memberi jalan untuk aplikasi yang membutuhkan dependensi dengan direktori /usr/src/linux
Lakukan perintah
“ln -s linux.2.6.21 linux”
Lalu masuklah dalam direktori tersebut
Lakukan konfigurasi kernel.
Disinilah dibutuhkan kemampuan Anda untuk menentukan kecocokan kernel terhadap semua hardware komputer Anda. Kesalahan dalam penentuan ini bisa membuat kernel Anda tidak mampu bekerja secara maksimal, atau bahkan tidak bisa dipakai, sehingga Anda harus mengulang kembali proses kompilasi kernel. Dalam tahap ini Anda membutuhkan tools yang ada di BASH atau interpreter shell yang ada untuk melihat jenis dan tipe hardware yang terpasang dalam komputer Anda, seperti kartu VGA, interpreter IDE atau SCSI, Multimedia sound card, sampai kartu jaringan yang tertancap dalam mainboard Anda dan di-load oleh bios.
Beberapa tools menarik yang bisa membantu Anda dalam melihat peripherals hardware Anda, yaitu “cat /proc/cpuinfo” (untuk melihat jenis processor dan kemampuannya), “lspci” (untuk melihat device hardware yang ada di komputer Anda).
Ada beberapa tools untuk melakukan konfigurasi kernel, dibawah ini kami sebutkan 3 macam tools tersebut, yaitu:
make config (merupakan cara lama dalam modus textmode)
make xconfig (tools konfigurasi kernel dalam modus GUI/ X)
make menuconfig (tools konfigurasi dalam modus textmode namun dengan tampilan yang elegan, ini umum dipakai oleh banyak sysadmin slackware)
Silahkan memilih tools yang mana yang menurut Anda paling mudah dan enak dipakai. Tentukan semua opsi untuk hardware Anda sehingga dapat dimasukkan langsung dalam image kernel nanti atau membuat modul yang bersifat opsional (dipasang bila diperlukan, biasanya untuk pengembangan di kemudian hari)
Anda juga bisa melihat kernel apa yang jalan saat komputer menyala dan aktif saat melakukan konfigurasi kernel ini, dengan
“uname -a”
Perhatikan :
bahwa di linux kita bisa menentukan modul yang langsung dijalankan kernel pada saat proses booting sehingga tidak memerlukan perintah modprobe nantinya, atau menjadikan modul tersebut opsional, dan bisa diload kapan saja kita memerlukannya, seperti modul driver soundcard, yang akan diload oleh alsa, sehingga pada saat terjadi kegagalan loading, tidak mengganggu jalannya sistem oleh kernel.
Setelah selesai melakukan konfigurasi, tekan pilihan keluar dan secara otomatis, Anda akan diminta melakukan penyimpanan. Pilihlah “save” dan keluar, konfigurasi Anda akan di simpan dalam file .config, yang bisa Anda edit secara langsung di file tersebut bila ada kekurangan atau kelupaan opsi.
Proses berikutnya adalah melakukan kompilasi terhadap source kernel yang telah Anda konfigurasi. Proses inipun bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:
cara lama:
“make dep” (untuk membuat opsi dependensi bila ada)
“make clean” (untuk membersihkan file2, dan link2 yang tidak berguna)
“make” (proses kompilasi kernel)
“make modules” (membuat modul opsional, bila ada)
Lakukan konfigurasi lilo di “/etc/lilo.conf”, pastikan Anda membuat link untuk kernel yang telah berhasil Anda gunakan, ubahlah namanya baik imagenya (ada di direktori /boot) ataupun nama judul untuk lilo-nya. Ini dilakukan untuk menjaga agar apabila terjadi kegagalan saat loading kernel baru, Anda masih bisa memakai kernel Anda yang lama
“make install” (memasang image kernel dalam sistem Anda, sekaligus mengkonfigurasi dan memasang image boot lilo)
“make modules_install” (memasang modul dalam sistem Anda)
cara baru:
“make all” (merupakan rangkuman proses “make dep”, “make clean”, “make”, dan “make modules” dalam satu perintah. hanya bisa dilakukan di kernel 2.6.x)
“make modules_install”
Carilah file image kernel yang telah Anda buat, yaitu “/usr/src/linux/arch/i386/boot/bzImage” dan kopikan ke direktori “/boot” dengan nama terserah Anda
Konfigurasi lilo dengan menambahkan image baru dengan nama baru, lalu pasang lilonya.
Reboot komputer Anda dan pilih nama image linux yang telah Anda buat tadi pada saat komputer memberikan prompt pilihan booting.
Bila komputer Anda tidak menampilkan kernel panic dan semua kebutuhan hardware komputer Anda sudah sesuai dan di-load semua, maka proses kompilasi kernel berhasil.
Apabila Anda gagal dan atau hardware komputer tidak sepenuhnya jalan maksimal, maka Anda bisa melakukan kompilasi ulang kernel Anda seperti cara diatas.
Jangan kuatir, selama backup kernel stabil yang bisa dijalankan masih ada, maka proses ini tidak akan merusak komputer Anda. Paling parah hanya software saja yang perlu diinstall ulang, namun biasanya itu sangat jarang terjadi kecuali Anda betul-betul ceroboh sekali.
Biasakanlah atau merasalah terbiasa dengan kompilasi kernel, niscaya Anda akan menikmati keindahan kernel linux, jadi seharusnya kegagalan kompilasi kernel tidak membuat Anda putus asa, melainkan semakin bersemangat untuk memahami sistem komputer Anda sendiri.
Demikian sekilas paparan mengenai langkah demi langkah kompilasi kernel linux. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
salam slackers !



Recent comments
10 weeks 3 days ago
10 weeks 6 days ago
11 weeks 2 days ago
11 weeks 2 days ago
12 weeks 5 days ago
12 weeks 5 days ago
12 weeks 5 days ago
12 weeks 6 days ago
12 weeks 6 days ago
12 weeks 6 days ago