Not friendly with MSIE  

Navigation

User login

Di Dukung Oleh :

Balai Diklat Keuangan VI Makassar
Balai Diklat Keuangan VI Makassar
We recommend GNU Linux for Government

Mailing List

Google Groups
Subscribe to Makassar Slackers
Email:
Visit this group

Laporan dari makassar-slackers gathering ke-13

Hari Minggu, tanggal 16 November 2008 sekitar pukul 10:40 WITA, Sdr. Arman langsung tampil memulai acara belajar bersama dengan menjelaskan implementasi squid sebagai proxy server dimulai dengan tahap-tahap instalasi sembari menjelaskan keterangannya pada setiap tahap. Kebetulan ada koneksi speedy gratis di Balai Diklat Keuangan VI Makassar, dan dibantu dengan 2 laptop, dimana yang satu bertindak sebagai router sekaligus kelinci percobaan implementasi squid dan berhadapan langsung dengan modem adsl, sementara yang satunya lagi dengan wifi berchipset atheros, dibuat sebagai akses point. Asik... jaringan kecil telah dibuat. Semua peserta sebagai klien mengakses internet dari akses point tersebut.

Ada sesuatu yang sedikit atau banyak kali ya ... :D hehehe... mengganggu acara ini adalah suasana panas... dalam ruang kelas, padahal di luar cuaca mendung bahkan sempat turun hujan. Check per check ternyata AC sudah tidak berfungsi dengan normal, mungkin karena freonnya mesti dibersihkan atau ditambah ya ? Ini jadi laporan buat bagian umum Balai Diklat Keuangan VI Makassar, supaya mereka menjadikan Pe-Er untuk memperbaiki AC tersebut. Praktis kami belajar dengan sedikit banyak berkeringat :D hehehe... Saya sebagai host mohon ma'af atas kekurangan ini. Di lain kesempatan, akan kami siapkan lebih baik lagi sebelum mulai acara.

Acara ini dihadiri sekitar 20 peserta, diantaranya yang bisa saya sebut namanya adalah Hendra (bolong), Amad, Arman_Idris, Pak Sutrisno (ICT Center Barru) bersama 1 anggotanya, Pak Yayat (datascript), Aswinji, Wardiani, sekitar kurang lebih 7 orang mahasiswa UIN dan beberapa peserta yang belum tau namanya :). Acara berlangsung dengan tertib dan lancar, peserta serius menyimak bahasan squid yang disampaikan oleh Arman. Software squid yang digunakan adalah versi 2.6.x dalam paket tgz dimana tidak perlu melakukan konfigurasi macem-macem pada saat kompiling. Pada beberapa tahapan instalasi terjadi kegagalan dikarenakan penggunaan user “squid” pada saat menjalankan daemon, padahal ternyata pemaketan squid versi tersebut menggunakan user default “nobody”. Tahapan instalasi squid akan kami paparkan pada tulisan lain.

Sekitar pukul 11:50 WITA, kami istirahat untuk makan siang dan sholat dhuhur bagi yang beragama Islam. Sesi selanjutnya Sdr. Amad tampil membawakan bahasan tentang scripting menggunakan interface terminal, yang sebenarnya memanfaatkan segala kebaikan dari BASH, yaitu shell terlengkap yang selama ini dipakai oleh sebagian besar distro mayor di dunia ini. Ternyata untuk kebutuhan sederhana, penggunaan script ini tidaklah terlalu sulit. Kita bisa membuat script sendiri sesuai dengan yang kita butuhkan, apalagi di dunia slackware, hampir semua proses menjalankan aplikasi atau daemon, menggunakan script (lihat di direktori /etc/rc.d). Bahkan kita bisa memodifikasi atau menambahkan sendiri script yang kita perlukan. Untuk kebutuhan yang komplek dan membutuhkan interaksi yang cukup rumit, tentu saja kita harus menguasai setidaknya satu scripting programming seperti BASH scripting (bisa dibaca di BASH cookbook, atau banyak referensitentang BASH scripting), PHP, perl, python, dsb. Contoh-contoh dan cara penulisan script akan dibahas di tulisan lain.

Selesai bahasan di atas, seperti biasa kami memanfaatkan waktu untuk kegiatan bebas. Ngoprek sama-sama... Ada pak Yayat yang mempunyai masalah dengan wifi di laptopnya yang menggunakan chipset broadcom. Ternyata dengan bantuan Sdr. Bolong, akhirnya pada hari tersebut, slackwarenya sudah bisa menjalankan perangkat tersebut. Ini menjadi catatan khusus buat database hardware, bahwa ternyata tidak semua chipset tersebut dipasang pada slot pci, melainkan menggunakan slot USB, sehingga semua tips dan trick yang ada di makassar-slackers.org tentang chipset tersebut tidak bisa dipakai. Alhasil ndiswrapper-lah yang menolongnya, padahal saya sendiri sebenarnya kurang begitu suka dengan ndiswrapper, but inilah dunia opensource ! Semua terbuka, dan sepanjang dimungkinkan untuk dijalankan, Insya Allah masalah akan terpecahkan.
Arman dan Amad punya mainan baru, yaitu synergy ! Wow tools yang cool, bagus banget !!! terutama buat yang suka mengadakan seminar :D kita bisa seting asrot alias asisten sorot pada tempat yang tidak kelihatan audience dengan memanfaatkan tools ini. Mirip dengan vnc, but jauh lebih bagus, karena bukan sharing display, melainkan sharing kontrol, sehingga klien bisa melakukan apa saja di komputer target tanpa harus secara fisik mengontrolnya, tapi menggunakan komputernya sendiri. Bagusnya lagi, tools ini tidak memakan bandwidth besar, terbukti saat itu diujicobakan menggunakan koneksi wifi, dan.... Lebih asiknya lagi, ternyata crossplatform choooii... !!! Kemaren laptop slackwarenya Arman meremot Macbooknya Amad tanpa delay sedikitpun. Wow !!! keren !!!
Ntar tunggu ulasannya dari Amad yang menjadi pioneer dalam implementasinya di komunitas makassar-slackers !

Akhirnya tanpa terasa waktu telah menunjukkan pukul 16:30 WITA, dan cuaca sangat tidak bersahabat alias mendung gelap pertanda hujan keras akan segera turun. So... Amad dan Arman mohon diri untuk pulang duluan, disusul oleh peserta lainnya, dan terakhir saya, bolong, dan Pak Yayat yang membantu membereskan segala perlengkapan yang kami pakai.
Terima kasih kepada Balai Diklat Keuangan VI Makassar yang telah menyediakan tempat dan segala fasilitasnya (termasuk 2 unit laptop dan LCD Projector untuk kelinci percobaan plus konsumsinya) kepada kami untuk berbagi ilmu, terima kasih kepada Mas... mas... atau bapak-bapak pemateri yang telah memberi pencerahan berharga bagi kami, dan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi mendukung eksistensi kegiatan gathering ini.
Untuk gathering depan (ke-14) ada rencana bertempat di Bone atau di STIE Patria Artha. Kita tunggu saja informasi lebih lanjut, yang pastinya akan lebih seru dan meng-asikkan.
Sampai ketemu lagi... Insya Allah...

Salam,
denic

Kapan lagi nih gatheringnya

Kapan lagi nih gatheringnya ? Kalau bisa bareng suasana lebaran idul adha supaya bisa kenal lebih dekat n tahu lebih banyak plus nggak terganggu jadwal kuliah atau kerja, ok. Sukses selalu...