Not friendly with MSIE  

Waktu Makassar

Navigation

User login

Di Dukung Oleh :

Balai Diklat Keuangan VI Makassar
Balai Diklat Keuangan VI Makassar
We recommend GNU Linux for Government

Mailing List

Google Groups
Subscribe to Makassar Slackers
Email:
Visit this group

Ads by PPCIndo

Pengalaman dengan VirtualBox

Sekitar 2 hari ini, saya sempat mencoba-coba tools untuk membuat virtual mesin yaitu VirtualBox. Saya mendapatkan tools ini dari mendownload versi 1.6.4 dari situsnya Sun Microsystem. Setelah berhasil mendownload (sayang tidak tersedia menu checksum), langsung saya coba instalasi. Ternyata proses instalasinya sangat gampang sekali, jauh berbeda dengan VMWare yang saya pakai selama ini yang membutuhkan setingan tertentu dan banyaknya pertanyaan pada saat instalasi. Hanya sekali eksekusi skrip instalasi “VirtualBox-1.6.4-Linux_x86.run”, tunggu sebentar, eh... langsung selesai dan siap digunakan. Ternyata VirtualBox menyimpan image VM-nya di masing-masing direktori home user. Jadi enak nich, untuk sudut pandang user biasa. Betul, seperti biasa (waktu pakai vmware) mulai bikin image sampai dengan konfigurasi vm image (hardisk, removable, kartu jaringan, memori, sound dsb yang virtual) bisa dilakukan dengan mudah di interface GUI-nya. Semua mudah dech, kayaknya biar orang baru pakai komputer bisa langsung mengoperasikannya, karena hampir sebagian besar menunya dalam bahasa indonesia :D hehehe....

Satu hal yang membuat saya tercengang karena selama ini tidak saya dapatkan di Vmware, adalah tampilan VGA fullscreen yang luar biasa. Kebetulan yang saya tes adalah Windows XP Profesional sebagai guest OS-nya, setelah instalasi VirtualBox tools di guestOS, wow... VGA-nya mengikuti resolusi yang ada di OSHost (slackware-ku), Mantab ! Fullscreen yang dulu masih pakai VMWare hanya mampu 1024x768, sekarang bisa mencapai 1280x800 sesuai kemampuan laptopku. Sound system yang kalau di VMWare terbilang sulit, sehingga harus kutak-katik Host-nya, ternyata di VirtualBox tinggal pilih di interface GUI-nya sesuai dengan yang ada di Hostnya dan langsung bunyi, wahaha... ini dia menariknya juga. Sekarang asik bisa main-main game di mode fullscreen hehehe...

Satu lagi hal menarik lagi adalah virtual network card. Nah... ini sempat membuat saya memeras otak karena lama sekali dicari bagaimana melakukan koneksi TCP/IP baik dengan hostnya maupun keluar. Ternyata VirtualBox tidak otomatis membuatkan virtual device seperti VMWare pada saat instalasi, namun sebaliknya memberi keleluasaan pada pengguna untuk membuat sendiri dengan tools command line yang telah tersedia. Karena kebutuhan saya hanya ingin membuat koneksi privat dengan hostnya, maka saya hanya membuat virtual device privat. Kalau dulu cukup dengan men-set NIC virtual di interface dilarikan ke vmnet1, sekarang saya harus mengaktifkan modul tun sehingga tercipta device /dev/net/tun. Caranya gampang kok, tinggal modprobe tun selesai. Setelah /dev/net/tun tercipta tinggal bikin virtual networknya dengan perintah VBoxTunctl -t vbox0 -u denic. “vbox0” adalah nama virtual devicenya, dan bisa diganti nama lain terserah, dan “denic” adalah user yang diberi akses tergantung administrator yang bikin mau dikasih ke siapa aja. Udah dech... tinggal virtual network di guestOS-nya diarahkan ke vbox0 tersebut, dan sesuaikan iprange-nya dengan hostnya, maka langsung bisa koneksi via TCP/IP. Gampang khan ?! Untuk keperluan yang lain seperti NAT dan bridge, saya kira lebih gampang. Cuman saya belum sempat ngoprek itu.

Yang belum saya temukan juga adalah bagaimana membuat image vm gusetOS yang telah saya buat bisa berjalan dibelakang layar seperti di VMWare, juga bagaimana mengakses vitual mesin dari komputer lain dalam jaringan.
Nantilah... saya oprek lagi, pasti bisa ji itu... cuman belum ada waktu nich.

Salam,
denic

thanx bgt, bos saya jg uda

thanx bgt, bos
saya jg uda pke VMWare d slacky saya dan sekarang rencananya mo nyobain Virtual Box jg :D
oia, menurut tulisan d blognya mas michael (http://www.slackerbox.com/node/512)ad beberapa dependency yg harus diinstall tuh (beliau memakai slackware 12.0 dan virtual box 1.5.6 maupun 1.5.4), apa dependency2 tersebut sudah tidak diperulkan lagi untuk Virtual Box versi 1.6.4 di slackware 12.1?

mohon pencerahannya

Let the might of your compasion arise
to bring a quick end to the flowing stream of Blood and Tears

Mulus dan bersih ! aku pakai

Mulus dan bersih ! aku pakai slacky 12.1 dan virtual box versi 1.6.4 yang udah diakuisisi oleh sun microsystem (bukan dari innotech) tanpa dependensi macem-macem seperti instalasi yang kuceritakan di atas. Sekarang ada tambahan lagi bahwa ternyata VirtualBox bisa kita jalankan tanpa gui melainkan dari command line pakai VBoxManage, bahkan dengan VBoxHeadless dia bisa bekerja di belakang layar, dan kita bisa akses dari jaringan menggunakan RDP (kalau guestnya m$wind; atau X query kalau NIX). Wow lebih gilanya lagi, kita bisa mengaktifkan modul remote removable device seperti USB, jadi biarpun klien yang akses dari komputernya, kalau dia pengen ngopi file melalui media USB Flashdisk, tinggal colok di komputernya langsung, dan vm yang dia gunakan (secara fisik ada di server bukan kompinya dia) langsung mengenalinya dan melakukan mounting. Manteb khan ?!

Oh ya... hanya kita butuh mengubah script /etc/rc.d/rc.S di bagian mounting usbfs tepatnya di mount point /proc/bus/usb untuk dikasih gid-nya "vboxuser" dan modenya "0664" supaya bisa diakses di guestOS

Kayaknya aku mo pindah ke lain hati dari vmware dech :D hehehehe....

salam,
denic wibowo
is nothing

ada satu lagi permasalahan

ada satu lagi permasalahan nih mas, kenapa y stelah ak mau setting virtual network seperti yg dijelasin diatas kluar "Set 'vbox0' persistent and owned by uid 1000" lalu klo ak mo aktifin virtualbox nya g mau jalan, kluar:

VirtualBox Critical Error
Failed to create VirtualBox COM Object
the application will now terminate
Callee RC: 0x80040154

tapi klo dijalanin lewat shell pke su bisa jalan. masalahnya lg pas ak install Fedora 9 resolusi layarnya g match ama resolusi laptopku. maaf nih bnyk bgt ptanyaannya.. :D

Let the might of your compasion arise
to bring a quick end to the flowing stream of Blood and Tears

Sebenernya tinggal baca

Sebenernya tinggal baca helpnya aja pasti udah paham :D hehehe (atau tekan F1 di jendela console GUI-nya VirtualBox).

pesan vbox0 itu menunjukkan bahwa pembuatan device network virtual privat berhasil ! artinya kabar baik :D hehehe...
selanjutnya check aja pakai /sbin/ip a ! pasti ada device network baru di sana yang bernama vbox0, nah tinggal kasih alamat ip mi !

Critical error ada kemungkinan masalah permission. kira-kira udah ditambahkan belum usernya di group-nya vboxuser ? kalau belum ya pasti user tsb tidak dapat ijin untuk menjalankan vm.

Masalah Resolusi kayaknya ada dech di help-nya. Aku belum sempat baca dibagian Troubleshooting.

salam,
denic wibowo
is nothing

itu dia, saya tambahin user

itu dia, saya tambahin user d group vboxuser kok ngga masuk y klo d cek d /etc/group
klo resolusi ngga terlalu saya pusingkan, ntar baca user manual aj

thx

Let the might of your compasion arise
to bring a quick end to the flowing stream of Blood and Tears

Kenapa nggak edit langsung

Kenapa nggak edit langsung aja by hand :D hehehe....
mestinya sampeyan bisa baca contoh saya ini
edit file /etc/group
masukkan aja user yang dikasih akses seperti ini

nogroup:x:99:
users:x:100:
console:x:101:
avahi:x:85:
sabayon:x:44:
vboxusers:x:102:denic

nah... kelihatan khan ? perhatikan yang vboxuser !

kalau udah jangan lupa logout lagi

salam,
denic wibowo
is nothing

sudah dari awal saya coba

sudah dari awal saya coba edit, tapi sama aja hasilnya
re-install aj deh, moga2 bisa

Let the might of your compasion arise
to bring a quick end to the flowing stream of Blood and Tears

@firegarden sepertinya

@firegarden

sepertinya kalimat terakhir saya sering dengan di ultrazone :OOT:

:D

CMIIW

Direct3D Win-XP pd

Direct3D Win-XP pd VBox
Kenapa ya di guest OS Win XP saya ngga aktif Direct 3D nya?
begitu pula buat Guest OS Ubuntu maupun yg lainnya, direct renderingnya g bisa diaktifkan.
apakah ada yang bisa memberi pencerahan????

thx

Let the might of your compasion arise
to bring a quick end to the flowing stream of Blood and Tears

Coba baca di wikinya, Saya

Coba baca di wikinya, Saya belum pernah mendapatkan virtual mesin yang bisa mengaktifkan fitur 3D di guestnya, baik VMWare maupun VirtualBox. Konon XEN mempunyai algoritma virtualisasi paling mendekati native, so... ada kemungkinan suatu saat nanti driver vga aslinya bisa dipakai di guest, ini artinya fitur 3D di guest bisa menjadi kenyataan. Jadi.. sabar menunggu dan pantau terus perkembangan virtualisasi

salam,
denic wibowo
is nothing

Ini posting pertamaku,

Ini posting pertamaku, Wlaupun udah lama daftarnya.
Saya juga udah berhsail install VirtualBox tapi dari Slackbuilds.org.^_^

Salam

Ari
Kalo bisa dibikin susah,
kenapa mesti digampangin^_^

Bagaimana cara mengarahkan

Bagaimana cara mengarahkan ke vbox0 ke virtual network di guestOS-nya?

Buka settings => network =>

Buka settings => network => pilih attached to = Host Interface
Trus... isi form Interface Name = vbox0
OK
Sepertinya cuman begitu.

salam,
denic wibowo
is nothing

Ketika saya masukkan

Ketika saya masukkan Attached to: Host Interface
trus saya ikutin saran Abang dgn memasukkan nama Interface vbox0
pasti VirtualBoxnya tdk mau jalan:

Failed to initialize Host Interface Networking.
VBox status code: -3100 (VERR_HOSTIF_INIT_FAILED).

Knapa ya??

Pertama2 saya jalankan:

Pertama2 saya jalankan: modprobe tun
sesudah itu ketikkan ini: VBoxTunctl -t vbox0 -u tundra

install OS di Vbox dengan menggunakan user tundra
bener tidak alurnya seperti itu??

sudah dicheck interfacenya

sudah dicheck interfacenya terbentuk tanpa pesan error ?
indikator termudah mungkin dari perintah ip a
mestinya kelihatan intervace vbox0 di sana.
Kalau belum kelihatan pasti salah satu sebab error itu ada di sana.
selebihnya mungkin masalah permission. User Anda tidak masuk dalam group pemilik daemon virtual box.

salam,
denic wibowo
is nothing