Not friendly with MSIE  

Waktu Makassar

Navigation

User login

Di Dukung Oleh :


Universitas Negeri Makassar
Universitas Negeri Makassar


Balai Diklat Keuangan VI Makassar
Balai Diklat Keuangan Makassar
We recommend GNU Linux for Government

Mailing List

Google Groups
Subscribe to Makassar Slackers
Email:
Visit this group

Ads by PPCIndo

Recent comments

Review Slackware 12.1

Setelah mendapatkan iso slackware 12.1 (thanks to haerul), saya langsung menghubungi denic yang sudah beberapa hari mau mencobanya, membakarnya ke CD.

Seperti biasanya saya selalu mencoba untuk "upgrade" dengan harapan semua seperti kondisi sebelumnya hanya versi slackwarenya saja yang naik.
Saya mulai melakukan instalasi sekitar pukul 23:40, sebelumnya file - file penting diamankan.

Instalasi selesai sekitar 00:36, agak lama memang karena ada proses pencarian paket yang lama kemudian dihapus dan menginstall yang baru.

Compiz adalah hal yang pertama saya periksa dan hasilnya sedikit mengecewakan, compiz tidak berjalan semulus sebelumnya. Selanjutnya adalah synaptics mouse pad juga tidak bisa melakukan "klik kanan" dengan tap 2 jari atau tap di kanan bawah mouse pad.

Akhirnya karena merasa slackware 12.1 hasil upgrade tidak se"smooth" biasanya saya putuskan untuk instalasi clean.
Percobaan pertama setelah clean instalasi adalah bind, yang sebelumnya ada masalah di "capability modul" sewaktu menggunakan kernel 2.6.24-3. Namun kali ini bind bekerja normal. Mencoba mode "ad-hoc" di iwlwifi dan juga bekerja dengan normal selama ini selalu dilaporkan "busy" walau akhirnya baru tau kalau yang me"nahan" wireless itu adalah "rc.networkmanager"nya dropline.

Karena sudah terbiasa dengan gnome, mencoba menginstall dropline, dan hasilya tidak maksimal, terutama pada fasilitas "suspend" yang selama ini kubanggakan.
Pada paket - paket instalasi dropline terdapat paket - paket yang sama dengan yang ada di slackware maka dengan kecuekan "pkgtool" melakukan upgrade paket slackware ke versi lebih rendah (harusnya tulisnya downgrade hehehehe) dari instalasi dropline.

Menggunakan Gnome sepertinya harus menunggu dari salah satu pembuat paket gnome antara gslacky atau dropline yang lebih dulu mengeluarkan paket installer gnome untuk slackware 12.1.

Kembali menggunakan KDE
Slackware rupanya cukup sadar kalau KDE 4, masih belum bisa disebut Desktop Environment yang komplit, dan tidak latah dengan "memaksa" menggunakan KDE 4 di releasenya, Saya sendiri masih merasa kalau KDE 4 masih belum selesai dibuat, masih banyak fungsi yang ada pada KDE 3 yang tidak jelas rimbanya di KDE 4

Menggunakan kembali KDE menjadi pilihan mengingat saya sudah tidak punya lagi installer untuk slackware 12, namun ada beberapa fasilitas di gnome yang kurindukan, seperti bluetooth, dan docking.

Akhirnya ketemu kdebuetooth versi 1.0.beta8, yang sudah lebih baik dari versi sebelumnya saya gunakan (beta3). fasilitas "send file" juga sudah tidak lagi berhenti pada saat mencapai ukuran file 32Kb, sekarang mengirim file dari KDE sudah lebih baik.

Suspend di KDE juga berfungsi, namun penanganan Hotkeys masih belum semudah di gnome.

Please tambahin buat rekan yang sudah mencoba slackware 12.1

Regards,

Arman Idris
arman[at]makassar-slackers[dot]org

Paket KDE Bluetooth bisa

Paket KDE Bluetooth bisa diambil disini :

http://arman.torajanet.com/pkg/kdebluetooth-1.0_beta8-i486-1arm.tgz

Regards,

Arman Idris
arman[at]makassar-slackers[dot]org

Ka' gmn sich... carax instal

Ka' gmn sich... carax instal sofware dilinux yang ekstensi filex .iso?
Distro yg aku gunakn Slackware 12.
N klw bisa artikel2x tentang slackware and software2 linuxnya.........
"Soalx aq bru belajar dilinux.

Kalau yang berekstensi itu

Kalau yang berekstensi itu mesti di burn dulu ke cd atau di mount, burn ke cd bisa pake burner apa saja kalau dilinux bisa coba k3b atau brasero atau xcdroast, kalau mau mount bisa pake perintah seperti ini :

mount -o loop namafileiso.iso /mnt

nantinya isi dari file iso ada di /mnt

Kalau artikel slackwarea dan linux sebenarnya bisa cari di arsip website ini, atau bisa di http://www.slackerbox.com , atau ke http://linux.or.id

Regards,

Arman Idris
arman[at]makassar-slackers[dot]org

allowww.... salam semua,

allowww.... salam semua, nubie nih
ud nyobain Slackware 12.1 n alhamdulillah hampir semua hardware laptopku ud ad drivernya, kecuali coundcard nya. tapi ud donlot drivernya (dimana donlotnya lupa)n semua aman2 aja. laptop saya Acer 2920. soundcard nya Realtek High Definition Audio

alo all... mau nanya

alo all...
mau nanya nih...
saya ada masalah dipenginstalan Slackware 12.0
proses instalasi lancar2 aja...tapi pada tahap installasi lilo,ga mau... (saya pilih MBR)error gitu katanya.
apa emang mesti di configurasi dulu lilo nya/ato DVD Slack nya yang error...
jadi bingung...
mohon petunjuknya...

makasih.

Salam kenal semua, Aq anak

Salam kenal semua,
Aq anak baru ni.. Mau nanya
Apakah kernel 2.6.21.5 itu belum bisa baca hardisk solaris ?
MasalahN, waktu aku install slackware 12, solaris 10 yg dah ada di hardisk ga masuk ke lilo, sedangkan windows udah langsung ke detect
Gmn solusinya? Apa hrs compile ulang kernel ama yg lbh tinggi?
Kalo default kernel slackware 12.1 2.6.24.5 apa udah support partisi solaris?
Thanks for All...

Sepertinya itu masalah di

Sepertinya itu masalah di loader aja,kalau Lilo secara default mengenal windows itu kemungkinan karena kebanyakan komputer ada windowsnya, sedangkan tidak demikian dengan solaris. Saya sendiri tidak pernah coba tapi seharusnya lilo juga bisa ngeload solaris, hanya perlu di konfigur dulu.

Regards,

Arman Idris
arman[at]makassar-slackers[dot]org

salam kenal, saya sapati,

salam kenal,
saya sapati, asli dari Buton, saya kebetulan mahasiswa baru di salah satu perguruan tinggi komputer disini, kebetulan saya tertarik sekali untuk belajar linux, apalagi slackware, dan saya sudah install slackware dan kebetulan sukses, lalu aku koneksikan juga ftpnya dan kemudian berhasil, tapi yg menjadi masalah, gimana yach cara bikin password untuk koneksi ke ftp server saya???, mohon pencerahannya... trims..
salam dari negeri buton

Bukannya ftp memang harus

Bukannya ftp memang harus pakai password ? jadi cuman user yang ada saja yang bisa terkoneksi, kecuali ada opsi untuk public.
Lebih baik lagi pakai rootjail sehingga user tersebut hanya bisa mengakses direktori homenya sendiri.

salam,
denic wibowo
is nothing

Kemungkinan besar setting

Kemungkinan besar setting ftpnya masih menerima "anonimous" user, matikan saja fungsi ini

Regards,

Arman Idris
arman[at]makassar-slackers[dot]org