Review Slackware 12.2
Slackware 12.2 rilis tanggal 10 Desember 2008, tapi baru sempat memberikan review hampir sebulan, karen ada beberapa kendala sehingga harus nunggu selama hampir sebulan :(.
Instalasi seperti biasa, mode teks, makan waktu sekitar 15 menit dikomputerku. Paket - paket yang digunakan lebih baru (tentu saja kalau tidak untuk apa upgrade) dan sebuah paket yang sering saya gunakan tapi baru tersedia di versi ini, "pm-utils", sebuah paket yang memungkinkan melakukan "suspend". KDE masih menggunakan versi 3, padahal sudah berharap KDE yang digunakan sudah versi 4. Selain itu tidak ada perubahan yang signifikan.
Hal yang pertama sekali saya cek pada saat selesai instalasi adalah VGA dengan 3D desktop. Kesimpulannya compiz berjalan dengan lebih "smooth" dibandingkan dengan versi 12.1, demikian juga pada saat membuka file movie yang dislackware 12.1 akan patah - patah jika compiz aktif, namun pada 12.2 bekerja lebih baik.
Yang kedua adalah : synaptics touch pad. Mulai dari slackware 12.0, 12.1 dan 12.2 selalu saja butuh untuk diutak - atik. Saya sudah betul - betul menikmati synaptic, mulai dari klik kanan, emulasi klik kiri-kanan (button 3), scroll, dll bisa dilakukan di touchpad sehingga ketika tidak bekerja normal, saya sangat terganggu, karena harus kembali menekan tombol dibawah touchpad :(. Namun dengan sedikit modifikasi touchpad bisa kembali normal, bahkan dapat bonus bisa menggunakan scroll dengan menggeser 2 jari ke bawah di touchpad seperti mac. Trik ini saya tulis terpisah.
Yang ketiga : bluetooth. Secara tidak sengaja saya mengetahui bahwa bluetooth tidak berfungsi seperti sebelumnya. Saya yang sudah sangat nyaman menggunakan bluetooth mulai dari presentasi, transfer file dari hp ke komputer dan sebaliknya. Dengan bantuan google bluetooth pun kembali aktif. Mengaktifkan bluetooth juga saya tulis terpisah.
Terakhir : Gnome
Seperti sebelumnya kita harus menunggu lebih lama untuk bisa menikmati gnome versi slackware, saya yang menggunakan Gnome Slack Build masih bisa memaksakan menginstall gnome namun ada beberapa aplikasi yang tidak berfungsi karena perbedaan versi library, namun seperti biasa bisa di akali.
Kesimpulan, Slackware 12.2 sangat saya sarankan bagi pengguna slackware. Buat pengguna gnome seperti saya harus sedikit bersabar untuk menunggu gnome yang dikompilasi untuk slackware 12.2 sehingga tidak perlu lagi melakukan modifikasi untuk aplikasi - aplikasi yang bermasalah dengan versi library yang lebih baru
Kalau ada yang mau nambahin silahkan.
Arman Idris
arman[at]makassar-slackers[dot]org
- arman's blog
- Login or register to post comments



oke bos, kesabaran termasuk
oke bos, kesabaran termasuk ibadah hehehhehe
Udah cemburu sama ubuntu
Udah cemburu sama ubuntu yang sudah bergnome 2.4
Regards,
Arman Idris
arman[at]makassar-slackers[dot]org